Bobby Nasution Dorong Sumut Menjadi Provinsi Sport Tourism Sebagai Tuan Rumah Piala AFF U-19

Sumatera Utara kembali menjadikan namanya sebagai pusat perhatian di dunia olahraga internasional setelah ditunjuk sebagai tuan rumah Piala AFF U-19 2026. Penunjukan ini tidak hanya menunjukkan kepercayaan yang diberikan kepada daerah ini, tetapi juga menjadi langkah strategis untuk memperkuat posisinya sebagai provinsi sport tourism, baik di tingkat nasional maupun ASEAN.
Pentingnya Sport Tourism bagi Sumatera Utara
Bobby Nasution, Gubernur Sumatera Utara, memainkan peran kunci dalam pengembangan sektor olahraga dan pariwisata yang saling terintegrasi. Hal ini diakui oleh para praktisi olahraga, seperti Agustin Sastrawan Harahap dari Universitas Negeri Medan. Ia menekankan bahwa kepercayaan untuk menyelenggarakan Piala AFF U-19 2026 adalah tanda kesiapan Sumatera Utara dalam mengelola event internasional dengan baik.
Agustin menjelaskan bahwa penunjukan ini tidak lepas dari pembenahan sistem pengelolaan acara dan peningkatan fasilitas olahraga yang sesuai dengan standar internasional, terutama setelah pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) 2024. Upaya ini menjadi salah satu indikator kesiapan Sumut untuk menjadi provinsi sport tourism yang diakui.
Keberhasilan dalam Menyelenggarakan Event Internasional
Sumatera Utara telah berhasil menjadi tuan rumah beberapa event internasional yang membuktikan kemampuannya dalam menyelenggarakan acara besar. Beberapa di antaranya adalah:
- Kejuaraan Dunia Panjat Tebing
- Piala Dunia Sepak Bola U-20
- Kejuaraan Asia Atletik
- Event Olahraga Tradisional Internasional
- Piala AFF U-19 2026
Selain itu, Sumut juga akan menjadi tuan rumah Kejuaraan Nasional (Kerjunas) Bola Tangan pada November 2026. Semua ini mencerminkan potensi besar daerah ini dalam dunia olahraga.
Dampak Ekonomi dari Sport Tourism
Agustin menekankan bahwa hosting event olahraga berskala internasional memberikan dampak yang signifikan terhadap perekonomian daerah. Dengan bertambahnya jumlah wisatawan yang datang untuk menyaksikan berbagai event, sektor-sektor pendukung seperti perhotelan, transportasi, hingga usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) juga merasakan efek positifnya.
“Sport tourism memiliki dampak ekonomi yang nyata. Dari peningkatan tingkat hunian hotel hingga pertumbuhan UMKM, semua ini saling berkaitan,” ungkap Agustin. Hal ini menunjukkan bahwa investasi dalam sektor olahraga dan pariwisata dapat memberikan keuntungan jangka panjang bagi daerah.
Persiapan Menjelang Piala AFF U-19 2026
Untuk menyongsong pelaksanaan Piala AFF U-19 2026 yang dijadwalkan berlangsung dari 1 hingga 14 Juni 2026, berbagai stadion di Sumatera Utara sedang dalam tahap persiapan. Stadion Utama Sumatera Utara, Stadion Teladan, dan Stadion Mini Pancing merupakan beberapa venue yang akan digunakan untuk menyelenggarakan pertandingan.
Agustin menilai pentingnya pemanfaatan venue pasca-event besar. Dengan strategi ini, Sumut tidak hanya siap untuk menyelenggarakan event, tetapi juga menjaga keberlanjutan dalam pengembangan olahraga di daerah ini.
Visi Jangka Panjang Gubernur Bobby Nasution
Dengan berbagai capaian yang telah diraih, Bobby Nasution memiliki visi yang jelas untuk menjadikan Sumatera Utara sebagai pusat penyelenggaraan event olahraga, baik di tingkat nasional maupun internasional. Langkah-langkah yang diambilnya bukan sekadar untuk menyelenggarakan satu event, tetapi bagian dari strategi yang lebih besar untuk menjadikan Sumut sebagai destinasi sport tourism unggulan di Indonesia.
Agustin menekankan bahwa visi ini sangat penting untuk menarik lebih banyak event olahraga dan wisatawan. Dengan demikian, Sumut dapat terus berkembang dan dikenal sebagai provinsi sport tourism yang menjanjikan.
Keberlanjutan dalam Sport Tourism
Pengembangan sport tourism di Sumatera Utara tidak hanya berhenti pada penyelenggaraan event besar. Upaya untuk meningkatkan kualitas fasilitas olahraga dan promosi pariwisata juga harus dilakukan secara berkelanjutan. Hal ini penting agar daerah ini dapat terus menjadi daya tarik bagi wisatawan dan atlet internasional.
Melalui kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat, diharapkan Sumut dapat menciptakan ekosistem yang mendukung perkembangan sport tourism yang berkelanjutan. Dengan demikian, Sumut tidak hanya menjadi tuan rumah yang baik, tetapi juga sebagai destinasi yang nyaman dan menarik bagi semua pihak.
Kesimpulan
Dengan segala persiapan dan visi yang dimiliki oleh Gubernur Bobby Nasution dan dukungan masyarakat, Sumatera Utara berada di jalur yang tepat untuk menjadi provinsi sport tourism yang diakui di tingkat nasional dan internasional. Penunjukan sebagai tuan rumah Piala AFF U-19 2026 adalah langkah awal yang menjanjikan untuk mencapai tujuan tersebut.
Dengan terus meningkatkan kualitas penyelenggaraan event dan fasilitas olahraga, Sumut diharapkan dapat menarik lebih banyak event dan wisatawan, sekaligus memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah. Ini adalah saat yang tepat untuk menjadikan Sumatera Utara sebagai ikon sport tourism di Indonesia.


