343 Jemaah Haji Mandailing Natal Dijadwalkan Kembali ke Tanah Air pada 8 Juni 2026

Rombongan jemaah haji dari Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 6 dijadwalkan untuk kembali ke Tanah Air pada hari Senin, 8 Juni 2026. Kepulangan ini merupakan momen yang dinantikan oleh para jemaah dan keluarga mereka setelah melaksanakan ibadah haji di Tanah Suci.
Pemberitahuan Resmi dari Kementerian Haji dan Umrah
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Madina, Ahmad Zainul Khobir Batubara, mengonfirmasi jadwal kepulangan tersebut pada Selasa, 2 Juni 2026. Informasi ini memberikan kepastian kepada keluarga jemaah yang menanti kedatangan mereka dengan penuh harapan dan doa.
Detail Jadwal Penerbangan
Menurut informasi yang dirilis, pesawat yang membawa 343 jemaah haji beserta petugas kloter dijadwalkan mendarat di Bandara Internasional Kualanamu, Deli Serdang, pada hari Senin pukul 03.15 WIB. Ini adalah langkah awal bagi para jemaah untuk kembali ke rumah setelah menjalani rangkaian ibadah haji yang penuh makna.
Proses Kedatangan di Bandara
Setelah tiba di bandara, rombongan jemaah akan segera melanjutkan perjalanan menuju Asrama Haji di Medan, dengan perkiraan waktu tiba sekitar pukul 05.00 WIB. Di Asrama Haji, mereka akan melaksanakan ibadah Salat Subuh secara berjamaah dan menikmati sarapan pagi sebelum melanjutkan perjalanan ke rumah masing-masing.
Persiapan Keberangkatan Menuju Mandailing Natal
Pukul 06.30 WIB menjadi waktu dimulainya persiapan keberangkatan menuju Kabupaten Mandailing Natal. Rombongan bus yang disediakan oleh PT Antar Lintas Sumatera (ALS) dijadwalkan untuk berangkat tepat pada pukul 07.30 WIB. Perjalanan ini akan didampingi oleh pengawalan ketat dari Satlantas Polres Madina dan Dinas Perhubungan, serta disediakan tiga unit ambulans untuk memastikan keselamatan jemaah selama perjalanan.
Rute Perjalanan Jemaah Haji
Khobir menyatakan bahwa rombongan jemaah haji akan menempuh rute melalui jalur Sipirok. Ini adalah jalur yang telah dikenal baik, namun tetap memerlukan perhatian khusus mengingat panjangnya perjalanan darat yang harus dilalui.
Pentingnya Istirahat Selama Perjalanan
Untuk menjaga kesehatan dan kondisi fisik jemaah selama perjalanan yang cukup panjang, panitia telah menyiapkan dua kali titik istirahat. Pada setiap titik, jemaah akan memiliki kesempatan untuk beristirahat, menunaikan Salat, serta menikmati hidangan.
- Ishoma I: Pukul 12.00 hingga 14.00 WIB di Masjid Taqwa, Parapat. Di sini, jemaah akan beristirahat, melaksanakan Salat Zuhur dan Asar, serta menyantap makan siang.
- Ishoma II: Pukul 19.00 WIB di Masjid Shirotol Mustakim, Batu Nadua, Kota Padangsidimpuan. Pada kesempatan ini, jemaah akan menikmati makan malam dan melaksanakan Salat Magrib serta Isya.
Estimasi Waktu Tiba di Mandailing Natal
Panitia pemulangan memperkirakan bahwa rombongan jemaah haji akan tiba di lokasi akhir, yaitu Masjid Agung Nur Alannur di Desa Parbangunan, Panyabungan, sekitar pukul 22.30 WIB pada malam yang sama. Setibanya di sana, mereka akan disambut oleh jajaran Pemerintah Kabupaten Madina, serta keluarga yang telah menunggu dengan penuh rasa syukur.
Pentingnya Doa dan Dukungan Masyarakat
Di akhir keterangannya, Khobir Batubara mengajak seluruh masyarakat untuk mendoakan kelancaran proses kepulangan jemaah haji Kloter 6 asal Mandailing Natal. Doa dari masyarakat sangat berarti untuk memastikan perjalanan ini berlangsung dengan aman dan lancar.
“Kami sangat berharap agar semua pihak dapat mendoakan jemaah haji kami agar dapat kembali dengan selamat, sehat, dan berkumpul kembali dengan keluarga tercinta,” pungkas Khobir dengan penuh harapan.
